Tuesday, October 16, 2012

Raja Ampat, Paradise from East Indonesia 09-16 October 2012


09 October 2012
Pagi hari mengunjungi tempat kerja teman disebuah gereja Pantekosta Sorong sampai siang. Kemudian saya diantar menuju hotel yang berada didekat Pelabuhan Nusantara Sorong berjumpa dengan kedua teman yang saya kenal waktu perjalanan diatas KM. Sinabung. Dari sini berpisah dengan mereka, naik angkutan umum menuju Pelabuhan Rakyat untuk mendapatkan Kapal Cepat tujuan Waisai, Raja Ampat. Tiba di Pelabuhan pukul 13.45LT langsung membeli tiket seharga Rp. 120.000,-- dan Kapal MV. Marina Express berlayar tepat pukul 14.00LT. Perjalanan ditempuh selama 2 jam dengan keadaan cuaca yang sangat bersahabat untuk tidur dalam kapal ini. Tiba di Pelabuhan Waisai Raja Ampat pukul 16.00LT, langsung dijemput oleh teman saya yang berada di kota indah ini. Drop off backpack sore, langsung nyicip Pantai WTC dan berenang bersama anak-anak disini pada air asin jernih dan bersih. Malam harinya adalah Pesta Ikan Bakar bersama tetangga rumah teman saya sampai kenyang pastinya...


 


 



10 October 2012
Snorkeling disekitar lokasi pembangunan Pelabuhan Ferry Waigeo Selatan yang baru. Tidak lupa juga main dibelakang lokasi Pelabuhan ini ada seorang Bapak yang tinggal seorang diri hanya bemodalkan gubuk atap terpal. Tinggal disini sudah sekitar 2 tahun lebih, bekerja mencari kayu untuk dijual dan hidup dengan menangkap ikan dengan menanam tanaman hijau serta umbi-umbian. Sebenarnya Bapak ini punya rumah dan keluarga akan tetapi rumahnya disebuah pulau dan jauhnya 2 jam menggunakan Perahu Ketingting. Alasannya tinggal disini adalah biar dekat dengan anak-anaknya yang bersekolah di Waisai, dimana anak-anaknya tinggal dengan saudara si Bapak.

 


11 October 2012
Hari ini kedatangan 2 orang teman dari Jawa dan Kalimantan. Berangkat menggunakan mobil dan Snorkeling disekitar Pantai Saleo. Sorenya mampir di Pantai Waiwo dan menikmati Sunset..
                                  




Ini akan menjadi hari menyenangkan sebab kami akan pergi ke sebuah tempat menggunakan Perahu Johnson (Johnson artinya mesin Yamaha atau sejenis kecil) dengan setengah sema-sema. Berangkat dari tempat Pembangunan Pelabuhan Ferry yang baru dan Philips menjadi Motoris sedangkan Bapak Yopie Dimara adalah Nahkoda senior. Tujuan kami adalah Kampung Raswan dan Bapak Yopie Kampung Yenbeser dimana kampung ini bersebelahan dan masih 1 keluarga. Perlananan ditempuh dalam waktu 1 jam dengan santai sambil menikmati pemandangan alam tepi laut Pulau Waigeo. Namun sebelum tiba kami belokkan Perahu masuk kedalam Dorempun yang berati Hall Besar. Dorempun ini menyerupai sungai tapi bisa dibilang adalah teluk kecil sebab isinya air asin dan pada saat surut tempat menangkap ikan-ikan yang terjebak didalam, indah memang tempat ini. Kembali keluar dari Dorempun dan berlabuh di Kampung Raswan, kami langsung disambut oleh Keluarga Makusi ada Mama, Isaac dan William. Setelah itu kami langsung memanfaatkan sore yang masih menanti kami untu Snorkeling di depan Pantai Raswan ini bersama-sama dengan anak-anak lokal. Seru, menikmati kebersamaan dalam canda sampai mulai hilangnya terang. Malam harinya dijamu makan buatan Mama Makusi bersama-sama. Kemudian ke tepi pantai menikmati indahnya tebaran kunang-kunang laut nan indah sampai waktunya istirahat.




Kampung Raswan 


13 October 2102
Berkeliling sekitar Kampung Raswan dan pergi bersama William berangkat untuk bersekolah di Kampung Yenbeser. Kemudian berkeliling Kampung Yenbeser sambil di guide oleh Mama Makusi sampai pada waktunya Bapak Yopie siap menjemput kami untuk kembali ke Waisai. Dalam perjalanan pulang kami meluangkan waktu untuk menikmati pulau-pulau yang dilewati antara lain Pulau Batu Lima dan Saonek Mondei. Di batu lima snorkeling dan teman saya melihat ada Penyu sedang menyelam dan Hiu. Saonek Mondei artinya Pulau Mondei Kecil kembali Snorkeling dan naik ke atas Puncak View sambil beristirahat melihat depan Pelabuhan Waisai. Dan dilanjutkan kembali ke Pelabuahan Waigeo yang sedang dibangun untuk kembali parkir dan pulang ke rumah. Perjalanan Raswan ke Waigeo kami habiskan selama 5 Jam menggunakan Perahu Katinting dengan Motoris merangkap Kapten kapal Bapak Yopie.



14 October 2012   
Menikmati istirahat dan sekitar Kota Waisai. Kota ini semuanya bisa ditempuh dengan jalan kaki kalo tidak cape sich. Malam hari datang menghadiri resepsi perkawinan di Perum 300 Waisai.
                            


15 October 2012 
Pagi hari menemani teman mencari penyewaan Perahu untuk Island Hopping kembali. Setelah berputar-putar dan akhirnya dapat juga referensi. Dan kami 4 lelaki berangkat keliling Pulau untuk Snorkeling ke Pulau Arborek tempat Manta, Sekitar Mansuar tempat air pasang surut sehingga terbentuk Pulau Pasir Putih namun harap berhati-hati sebab arus akan menjadi cukup deras akibat pasang surut ini, Pulau Mioskon tempat para kelelawar dan Pulau Urai sebab tidak cukup waktu hari sudah mulai gelap untuk mencapai Teluk Kabuai. Tiba diPelabuhan Ikan, ambil barang tiba-tiba ada seorang Ibu menawarkan minuman hangat antara lain Beer, Vodka lokal, Anggur Merah cap Orang tua dll. Katanya silahkan masuk dalam lorong dan dari jendela itu silahkan pesan, tapi ada juga yang dibawa dalam tas Ibu itu berisi minuman hangat padahal kalo dilihat itu tas wanita untuk jalan macam LV dkk. Kembali pulang masak ikan dan makan bersama-sama.

16 October 2012
Hari ini dalam rumah ini ada yang berulang tahun yaitu Istri daripada teman saya. Selamat Ulang Tahun Tess, panjang umurmu dan diberkati selalu... Cheers... Sedih rasanya meninggalkan kota yang nyaman ini namun pasti akan kembali... Meninggalkan Waisai dengan menumpang MV. Marina Express 6 menuju Sorong pukul 14.00LT dan tiba di Sorong pukul 16.00LT. Keluar dari Pelabuhan Rakyat berjalan kurang lebih 1 KM bisa langsung naik angkutan umum menuju Pelabuhan Nusantara. Namun, disini saya mampir kembali ke Hotel dekat Pelabuhan berjumpa dengan 2 teman yang masih berada di Sorong sebab kerja mereka belum selesai dan menunggu jadwal kapal tujuan Ambon. Kami menyempatkan pergi makan malam bersama dan disini kejadian yang hampir membatalkan lanjutan perjalalan. Sebab, setelah makan pergi ke ATM namun yang terjadi ATM tidak berada dalam dompet. Panik, tidak cukup uang dalam persediaan cash dan kembali ke hotel cek kembali dompet. Akhirnya, teringat waktu sebelum berangkat ke Waisai saya ke ATM tarik tunai namun lupa mengambil kartu ATM dan teringat punya internet banking. Selamat dan perjalanan kembali dilanjutkan menanti kedatangan KM. Dobonsolo besok subuh.


Terima Kasih Raja Ampat....

Monday, October 8, 2012

Berlayar ke timur Indonesia bersama www.pelni.co.id




03 December 2012 dimulai perjalanan menuju Surabaya menumpang Kereta Api Kertajaya dari Stasiun Pasar Senen berangkat pukul 15.35LT. Selama perjalanan duduk bersama 2 orang pria yang tujuannya tidak jelas dan seorang perempuan yang doyan makan serta belanja apabila diberi semangat untuk belanja... Namun, dengan adanya mereka dijalan tidak membosankan sampai si perempuan itu turun di Bojonegoro dan berpisah dengan kedua pria yang ga jelas tujuannya.


04 December 2012 Kereta tiba di Stasiun Surabaya Turi 06.00LT, langsung keluar dan jalan sampai Tugu Pahlawan menunggu Damri dan naik Damri menuju Tanjung Perak. Jarak Terminal Bus tanjung Perak dengan Terminal Kapal Laut tidakla jauh, kita hanya perlu berjalan kurang lebih 500an meter saja. So, jangan terpengaruh oleh tukang ojek dan para calo juga apabila ingin membeli tiket Kapal Laut karena di Terminal ada loket resmi yang menjual Tiket. Kapal yang akan saya tumpangi adalah KM. Sinabung dan akan berlayar pukul 14.00LT. Sebenarnya kapal sudah ada sejak pagi hari namun penumpang diperbolehkan naik ke kapal 2 Jam sebelum berangkat. Masih banyak waktu untuk istirahatlah. Oh yah, KM. Sinabung rutenya adalah Semarang - Surabaya - Makassar - BauBau - Banggai - Bitung - Ternate - Sorong - Manokwari - Biak - Jayapura. Di Tanjung perak juga memberlakukan sistem check in dan untuk masuk ruang tunggu harus melewati metal detector macam kalo mau naik pesawat. Setelah mendengar pengumuman penumpang dipersilahkan naik ke Kapal, para penumpang berbondong2 berlarian untuk memperebutkan tempat pada kelas Ekonomi. 15.00LT KM. Sinabung baru mulai berlayar dengan tujuan Makassar dengan kata lain delay 1 jam dari waktu sebenarnya. Diatas Kapal mencari tempat cukup susah sebab waktu di Surabaya sudah diperebutkan dan jual-beli oleh Calo. Akhirnya naik ke deck 8 ada Cafetaria dan cuap-cuap sedikit kata manis, e ternyata yang jaga satu kampung dengan Saya. Mantap, tempat untuk barang yang aman sudah tersedia. Sekarang bagaimana melalui 4 hari berlayar mengarungi lautan Indonesia timur.
 
05 December 2012 Pagi hari dapat kenalan seorang Bapak (Om Sangkala) dengan tujuan BauBau yang baik. Berbincang bersama 2 orang teman yang baru kenal malam hari (Yanto n Cs) sambil menyerumput kopi ditengah pelayaran ini. Dan diijinkan oleh Bapak itu menggunakan kamar Mandi nya yang berad di kelas 1. Selama diatas kapal ini sudah termasuk Makan 3 kali sehari untuk kelas Ekonomi berada di Deck-4 dan Kelas 1 & 2 di restoran deck-6. Setelah lebih dari 24 jam akhirnya Kapal tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pukul 17.40LT. Sempat turun sebentar untuk mencari Coto Makassar dan belanja sedikit untuk bekal nanti. Tidak sempat jalan agak jauh sebab Kapal hanya transit sebentar oleh karena sudah terlambat daripada jadwal sebenarnya.

06 December 2012 Seperti biasa pagi hari menikmati matahari pagi sambil ditemani oleh teman2 baru diatas kapal dengan teh atau kopi hangat. Tak terasa kapal mulai masuk kedalam celah Pulau Buton dan Pulau Muna. Tidak lama lagi kapal akan merapat di Pelabuhan BauBau, tepatnya pukul 11.00 kapal sandar. Transit 2 jam dan harus berpisah dengan Om Sangkala yang harus turun dikota ini, namun pesan untuk mampir ke tempat tinggalnya adalah hal ingin diwujudkan tapi sayang waktu yang tidak memungkinkan. Kapal kembali berlayar  dengan tujuan Pulau Banggai melewati Celah Buton yang terkenal itu.

        

7 December 2012 Subuh pukul 03.00LT KM. Sinabung tiba di Pelabuhan Banggai dan sekarang kapal bisa sandar karena sudah di bangun dermaga dang alur sudah diperdalam. Kalo dahulu kapal tidak bisa sandar sebab cukup dangkal dan pelabuhan tidak bisa mengakomodir kapal besar. Di Banggai ini kita bisa membeli Ikan laut yang sudah dimasak dengan harga cukup murah, lumayan buat pelengkap sarapan. Hari masih gelap dalam waktu 1 jam kapal segera berangkat kembali berlayar. Tiba di pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara pukul 15.00LT dan kapal akan transit sekitar 3 jam. Jadi disini punya cukup waktu untuk keluar agak jauh dan bertemu teman dari Manado yang jauh-jauh datang menemui walaupun hanya sebentar saja di kota Bitung. Namun, tak usah berharap banyak sebab hari minggu kota ini cukup sepi karena mayoritas penduduknya Kristiani. Kapal kembali bertolak meninggalkan kota Bitung menuju Maluku Utara pada pukul 18.00LT.

 
 


08 December 2012 Tiba di Pelabuhan Ternate 03.45LT dengan latar belakang Gunung Gamalama yang sedang tidur saat itu. Transit pun hanya sekitar 1 jam sebab kota ini masih tidur dari aktivitas masyarakatnya. Kembali melanjutkan perjalanan dan tiba di Pelabuhan Sorong pukul 22.30LT. Kemudian dijemput oleh tetangga satu kampung lagi untuk bermalam ditempatnya sebelum melanjutkan ke Pulau tujuan.

To be Continue..... #obethjourney


Wednesday, September 26, 2012

Tujuan Liburan Bulan Depan - October Road



Bulan September hampir mendekati ujung penghabisan dan artinya libur hampir tiba... Dan kali ini otak kecil berkata untuk mengeluarkan ke kangenan menaiki transportasi umum menaiki Kapal Laut yang di operasikan oleh PT. PELNI Indonesia www.pelni.co.id 

Berangkat 
Option #01:
Surabaya-Makassar KM. Sinabung Berangkat 4-10-2012 14.00LT, Tiba 5-10-2012 15.00LT (IDR 217K)
Makassar-Bone by Bus 06-10-2012
Bone-Kolaka by Ferry
Kolaka-Kendari by Bus 07-10-2012
Kendari-Baubau by Ferry/Boat 09-10-2012
BauBau-Sorong KM. Dobonsolo Berangkat 11-10-2012 17.00LT, Tiba 13-10-2012 05.00LT (IDR 426K)
Option #02:
Surabaya-Sorong KM. Sinabung Berangkat 4-10-2012 14.00LT, Tiba 8-10-2012 (IDR 556K)

Kembali
Option #01
Sorong-Surabaya KM. Dobonsolo Berangkat 17-10-2012 05.00LT, Tiba 20-10-2012 17.00LT
Sorong-Makassar KM. Nggapulu Berangkat 22-10-2012 08.00LT, Tiba 25-10-2012
Option #02:
Sorong-BauBau KM. Dobonsolo Berangkat 17-10-2012 05.00LT, Tiba 18-10-2012 17.00LT
BauBau-Kendari by Ferry/Boat 19-10-2012
Kendari-Kolaka by Bus 20-10-2012
Kolaka-Bone by Ferry 21-10-2012
Bone-Makassar by Bus 22-10-2012
Makassar-Benoa/Denpasar KM. Tilongkabila Berangkat 24-10-2012 11.00LT, Tiba 26-10-2012 18.00LT (IDR 271K)





















So, Saya pusing memilih antara kamu dan kamu....

Enjoy


Friday, June 8, 2012

Jogjakarta : 1st time Camping with Chloe


Setelah mendapat undangan dari teman yang berada di Jogja bahwa mereka akan camping ke pantai maka segera cek jadwal aman. Hunting tiket kereta ke Stasiun senen untuk tanggal keberangkatan fully book semua sudahlah kalo begitu. Discuss dengan teman yang akan berangkat naik apa saja boleh... 

Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju terminal Bus Pulo Gadung, dimana ini adalah terminal Bus yang menyediakan segala macam bus jurusan timur alias arah ke Jawa... Tiba sudah larut malam akhirnya kami memilih bus tujuan Slawi. Gw pikir Slawi itu udah jauh dari tegal ternyata 11/12 doank yah. Perjalanan menuju Slawi lancar jaya tanpa hambatan, bus sekali berhenti diwilayah indramayu untuk istirahan sejenak untuk yang perlu toilet, lapar dan yang hanya mau ngopi.

Tiba di Slawi pagi hari, waktu tempuh dari jakarta kurang lebih 7jam entah atau mungkin yang kami naiki adalah bus ekonomi kayaknya. Dan kami memutuskan sarapan dan jatuh pada sate kambing Slawi letaknya dekat terminal. Aneh betul masa sarapan Sate pagi-pagi, ini mah udah makan siang menunya. Hahahahha, yah begitulah soalnya tidak perlu berharap menemukan makanan yang bervariasi di sekitar terminal slawi. Setelah sarapan kembali ke terminal dan membeli tiket bus jurusan jogja yaitu bus .... lancar alias grupnya Maju Lancar. Perjalanan ditempuh yah kurang lebih 7jam juga melewati jalur bagian tengah kemudian ke selatan. Melalui Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kroya, Gombong, Kebumen, Purworejo kemudian sampai Jogja. Tiba dijogja langsung kerumah teman saya didaerah keraton. Sampai malam ngobrol lah seperti biasa.

Keesokan harinya saat yang ditunggu adalah menuju pantai bagian selatan jogja untuk kemping. Total peserta 10 orang termasuk Chloe menuju pantai menggunakan sepeda motor melewati daerah imogiri. Pemandangan disini sungguh indah dab, coba ajah datang dan lihat sendiri :p.... Dan Pantai yang kami tuju adalah Pantai Watu Kodok tidak jauh dari Pantai Drini, Sadranan atau Indrayanti. Namun disini masih sedikit pengunjung yang datang jadi inilah tujuan kami dimana kurang menyenangkan apabila kemping dipantai yang terlalu ramai. Sampai langsung mendirikan tenda dan langsung bersantai ria dipantai kayak anak pantai....

Malam harinya menu makan kami adalah bakar ikan, seru dimana kami secara gotong royong membakar ikan tersebut. padahal kan cuma 2 ekor saja, tapi inilah bentuk kekeluargaan yang ada selama ini. Walaupun gosong atau setengah matang tetap kebersamaan yang terjaga sehingga keriaan pun terjadi sampai larut malam. Tidur dalam kantong tidur beralaskan pasir putih serta bulan dan bintang menyinari malam hari seakan melupakan segala hal diluar sana walaupun tenda ada dan masih kosong.

Esok pagi hari seperti biasa ritual membuat sarapan karena lapar dan juga matahari sudah semakin tinggi artinya kepanasan kalo mau tidur lagi. Hehehehehe, main air dulu biar cuma sebentar kan sayang sudah ke pantai jauh jauh dari Jakarta ibukota Indonesah. Setelah itu selesai bongkar tenda packing tujuan selanjutnya makan siang di pantai sebelah dimana terdapat banyak warung dan nelayan yang menjual ikan-ikan yang masih segar alias fresh from sea. skip skip, lanjut perjalanan pulang ke Jogjakarta dan jalan yang dipilih adalah jalan seperti waktu berangkat. 

Tiba di Jogja, istirahat sejenak dan mengembalikan motor sewaan dilanjutkan menuju ke Terminal Bus untuk kembali ke Jakarta. Bus Maju Lancar yang akan mengantarkan kami ke Ibukota tercinta.

lanjutannya mikir dulu, ini juga asal ingat doank.... piss

Tuesday, August 30, 2011

Jogjakarta Journey: Berkemah di Pantai Sadranan untuk Liburan Super Jono

Satu malam terbangun dari tidur dan seketika melihat handphone terdapat pesan masuk "Papuma tidak jadi, Ombak jelek. tujuan pindah ke Jogjakarta". Dalam hatiku berkata sebenarnya apa di Pantai Papuma ada tempat untuk bermain selancar? Baiklah, keesokan harinya akhirnya diputuskan dari Malang menuju Jogjakarta untuk bertemu dengan kedua sahabatku dari Surabaya. Tiba di Jogjakarta tengah malam dan teman-teman Saya telah menunggu di Jalan Sosrowijayan, Malioboro. Dari situ kami berbincang untuk rencana berkemah esok harinya sampai subuh. 

Tiba harinya untuk persiapan untuk berangkat, menyewa sepeda motor dan sore harinya kami bertiga menuju ke Pantai Sadranan menurut petunjuk dari teman yang pernah berkemah disana. Sepanjang perjalanan menaiki pegunungan wilayah Gunung Kidul jalan berkelok, sesekali kami saling kejar mengejar dengan bus serta truk. Oh yah, Jalur yang kami pilih adalah lewat Wonosari sebelum masuk kota Wonosari belok kanan kemudian lewati 2 lampu lalu-lintas belok kanan lagi dan terus saja sampai dapat petunjuk Pantai Baron. Malam pertama kami putuskan untuk mendirikan tenda di Pantai Baron sebab menuju Pantai Sadranan masih perlu di tempuh sekitar 10 menit dan kami belum tahu posisi letak Pantai tersebut apalagi hari sudah gelap. Makan malam bersama di sebuah warung yang konon kata pemiliknya buka 24 Jam, Udang Goreng segar serta rumput laut goreng kami santap dengan lahapnya (maklum lapar naik motor). Saat memasang tenda kecerian kembali terjadi disaat Super Jono mengaku dapat memasang tenda sendiri akan tetapi saat akan mendirikan tenda tersebut dia menyerah dan butuh bantuan (sesekali dibarengi keisengan kami bertiga sehingga suasana malam itu terasa ramai). 

Pagi berikutnya sehabis sarapan Udang Goreng Segar kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Sadranan. Namun, dalam perjalanan Super Jono membawa Tenda secara utuh dibelakang motor dan menjadi tontonan para warga setempat (bule gendeng). Akhirnya kami menemukan Pantai yang dimaksud yaitu  Pantai Sadranan berpasir putih dan ombak kecil karena terdapat pulau karang kecil depan pantaai. Posisi pantai ini berada diantara Pantai Krakal dan Pantai Sundak. Sembari menunggu kedatangan teman yang lain dari Jogjakarta menyusul kami beristirahat di pinggir pantai. Namun, disaat Super Jono sedang tidur Saya dan Ijel keluar melihat-lihat Pantai sekitar diantaranya Pantai Sundak, Indrayanti sampai ke Pantai Siung yang konon menurut teman Saya disini sering dilakukan Panjat Tebing oleh para pencinta alam. Di Pantai Siung kami makan siang kemudian kembali mendapati 2 teman kami telah datang. Sembari berbincang-bincang, menikmati udara segar pantai serta sesekali membasahi diri keair laut kami mendirikan tenda diatas pasir putih tepat ditepi pantai.

Sore harinya kembali 2 teman kami bergabung, kemudian disaat akan memulai memasak ternyata kompor serta spritus tertinggal di Jogjakarta akibat keceriaan yang berlebih oleh Tom and Jerry itu :) Tapi tak habis akal kompor tak ada kayu bakar pun jadi. Disaat kami sedang memasak untuk makan malam 4 teman kami bergabung. Yes, tambah lagi keceriaan malam ini di pinggir pantai nan indah diselingi hembusan angin serta bunyi suara ombak dibawah langit cerah berhiaskan bintang. Makan malam beralaskan daun pisang kami menyantap dengan penuh gembira nasi putih, ikan bakar, singkong bakar dll. Kenyang, kami beristirahat beralaskan pasir putih berbungkuskan kantong tidur sampai pagi hari.

Keesokan harinya bersama-sama menikmati indahnya pantai ini diantaranya ada yang bermain diatas batu karang, mandi air laut sampai saatnya kami kembali ke Jogjakarta. Siang harinya kami menyempatkan makan siang di Pantai Drini yaitu menyantap Ikan bakar segar bersama sambil istirahat siang sebelum melanjutkan perjalanan. Jalur perjalanan pulang tidak melewati jalan awal kami berangkat namun melewati wilayah Imogiri. Kondisi jalan yang mulus, berkelok, naik turun bukit yang indah untuk dinikmati. Sesampai di Jogjakarta motor sewaan langsung dikembalikan dan kami mampir di sebuah cafe.

Date: 19-21 August 2011
Person in Charge: Obeth, Jono, Anez, Jaya, Aan, Leila, Ndanda, Meta, Sinta, Nana dan Jon US.
Pantai Sekitar: Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Sepanjang, Pantai Drini, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Siung (agak Jauh).