Showing posts with label jogjakarta. Show all posts
Showing posts with label jogjakarta. Show all posts

Friday, June 8, 2012

Jogjakarta : 1st time Camping with Chloe


Setelah mendapat undangan dari teman yang berada di Jogja bahwa mereka akan camping ke pantai maka segera cek jadwal aman. Hunting tiket kereta ke Stasiun senen untuk tanggal keberangkatan fully book semua sudahlah kalo begitu. Discuss dengan teman yang akan berangkat naik apa saja boleh... 

Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju terminal Bus Pulo Gadung, dimana ini adalah terminal Bus yang menyediakan segala macam bus jurusan timur alias arah ke Jawa... Tiba sudah larut malam akhirnya kami memilih bus tujuan Slawi. Gw pikir Slawi itu udah jauh dari tegal ternyata 11/12 doank yah. Perjalanan menuju Slawi lancar jaya tanpa hambatan, bus sekali berhenti diwilayah indramayu untuk istirahan sejenak untuk yang perlu toilet, lapar dan yang hanya mau ngopi.

Tiba di Slawi pagi hari, waktu tempuh dari jakarta kurang lebih 7jam entah atau mungkin yang kami naiki adalah bus ekonomi kayaknya. Dan kami memutuskan sarapan dan jatuh pada sate kambing Slawi letaknya dekat terminal. Aneh betul masa sarapan Sate pagi-pagi, ini mah udah makan siang menunya. Hahahahha, yah begitulah soalnya tidak perlu berharap menemukan makanan yang bervariasi di sekitar terminal slawi. Setelah sarapan kembali ke terminal dan membeli tiket bus jurusan jogja yaitu bus .... lancar alias grupnya Maju Lancar. Perjalanan ditempuh yah kurang lebih 7jam juga melewati jalur bagian tengah kemudian ke selatan. Melalui Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kroya, Gombong, Kebumen, Purworejo kemudian sampai Jogja. Tiba dijogja langsung kerumah teman saya didaerah keraton. Sampai malam ngobrol lah seperti biasa.

Keesokan harinya saat yang ditunggu adalah menuju pantai bagian selatan jogja untuk kemping. Total peserta 10 orang termasuk Chloe menuju pantai menggunakan sepeda motor melewati daerah imogiri. Pemandangan disini sungguh indah dab, coba ajah datang dan lihat sendiri :p.... Dan Pantai yang kami tuju adalah Pantai Watu Kodok tidak jauh dari Pantai Drini, Sadranan atau Indrayanti. Namun disini masih sedikit pengunjung yang datang jadi inilah tujuan kami dimana kurang menyenangkan apabila kemping dipantai yang terlalu ramai. Sampai langsung mendirikan tenda dan langsung bersantai ria dipantai kayak anak pantai....

Malam harinya menu makan kami adalah bakar ikan, seru dimana kami secara gotong royong membakar ikan tersebut. padahal kan cuma 2 ekor saja, tapi inilah bentuk kekeluargaan yang ada selama ini. Walaupun gosong atau setengah matang tetap kebersamaan yang terjaga sehingga keriaan pun terjadi sampai larut malam. Tidur dalam kantong tidur beralaskan pasir putih serta bulan dan bintang menyinari malam hari seakan melupakan segala hal diluar sana walaupun tenda ada dan masih kosong.

Esok pagi hari seperti biasa ritual membuat sarapan karena lapar dan juga matahari sudah semakin tinggi artinya kepanasan kalo mau tidur lagi. Hehehehehe, main air dulu biar cuma sebentar kan sayang sudah ke pantai jauh jauh dari Jakarta ibukota Indonesah. Setelah itu selesai bongkar tenda packing tujuan selanjutnya makan siang di pantai sebelah dimana terdapat banyak warung dan nelayan yang menjual ikan-ikan yang masih segar alias fresh from sea. skip skip, lanjut perjalanan pulang ke Jogjakarta dan jalan yang dipilih adalah jalan seperti waktu berangkat. 

Tiba di Jogja, istirahat sejenak dan mengembalikan motor sewaan dilanjutkan menuju ke Terminal Bus untuk kembali ke Jakarta. Bus Maju Lancar yang akan mengantarkan kami ke Ibukota tercinta.

lanjutannya mikir dulu, ini juga asal ingat doank.... piss

Tuesday, August 30, 2011

Jogjakarta Journey: Berkemah di Pantai Sadranan untuk Liburan Super Jono

Satu malam terbangun dari tidur dan seketika melihat handphone terdapat pesan masuk "Papuma tidak jadi, Ombak jelek. tujuan pindah ke Jogjakarta". Dalam hatiku berkata sebenarnya apa di Pantai Papuma ada tempat untuk bermain selancar? Baiklah, keesokan harinya akhirnya diputuskan dari Malang menuju Jogjakarta untuk bertemu dengan kedua sahabatku dari Surabaya. Tiba di Jogjakarta tengah malam dan teman-teman Saya telah menunggu di Jalan Sosrowijayan, Malioboro. Dari situ kami berbincang untuk rencana berkemah esok harinya sampai subuh. 

Tiba harinya untuk persiapan untuk berangkat, menyewa sepeda motor dan sore harinya kami bertiga menuju ke Pantai Sadranan menurut petunjuk dari teman yang pernah berkemah disana. Sepanjang perjalanan menaiki pegunungan wilayah Gunung Kidul jalan berkelok, sesekali kami saling kejar mengejar dengan bus serta truk. Oh yah, Jalur yang kami pilih adalah lewat Wonosari sebelum masuk kota Wonosari belok kanan kemudian lewati 2 lampu lalu-lintas belok kanan lagi dan terus saja sampai dapat petunjuk Pantai Baron. Malam pertama kami putuskan untuk mendirikan tenda di Pantai Baron sebab menuju Pantai Sadranan masih perlu di tempuh sekitar 10 menit dan kami belum tahu posisi letak Pantai tersebut apalagi hari sudah gelap. Makan malam bersama di sebuah warung yang konon kata pemiliknya buka 24 Jam, Udang Goreng segar serta rumput laut goreng kami santap dengan lahapnya (maklum lapar naik motor). Saat memasang tenda kecerian kembali terjadi disaat Super Jono mengaku dapat memasang tenda sendiri akan tetapi saat akan mendirikan tenda tersebut dia menyerah dan butuh bantuan (sesekali dibarengi keisengan kami bertiga sehingga suasana malam itu terasa ramai). 

Pagi berikutnya sehabis sarapan Udang Goreng Segar kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Sadranan. Namun, dalam perjalanan Super Jono membawa Tenda secara utuh dibelakang motor dan menjadi tontonan para warga setempat (bule gendeng). Akhirnya kami menemukan Pantai yang dimaksud yaitu  Pantai Sadranan berpasir putih dan ombak kecil karena terdapat pulau karang kecil depan pantaai. Posisi pantai ini berada diantara Pantai Krakal dan Pantai Sundak. Sembari menunggu kedatangan teman yang lain dari Jogjakarta menyusul kami beristirahat di pinggir pantai. Namun, disaat Super Jono sedang tidur Saya dan Ijel keluar melihat-lihat Pantai sekitar diantaranya Pantai Sundak, Indrayanti sampai ke Pantai Siung yang konon menurut teman Saya disini sering dilakukan Panjat Tebing oleh para pencinta alam. Di Pantai Siung kami makan siang kemudian kembali mendapati 2 teman kami telah datang. Sembari berbincang-bincang, menikmati udara segar pantai serta sesekali membasahi diri keair laut kami mendirikan tenda diatas pasir putih tepat ditepi pantai.

Sore harinya kembali 2 teman kami bergabung, kemudian disaat akan memulai memasak ternyata kompor serta spritus tertinggal di Jogjakarta akibat keceriaan yang berlebih oleh Tom and Jerry itu :) Tapi tak habis akal kompor tak ada kayu bakar pun jadi. Disaat kami sedang memasak untuk makan malam 4 teman kami bergabung. Yes, tambah lagi keceriaan malam ini di pinggir pantai nan indah diselingi hembusan angin serta bunyi suara ombak dibawah langit cerah berhiaskan bintang. Makan malam beralaskan daun pisang kami menyantap dengan penuh gembira nasi putih, ikan bakar, singkong bakar dll. Kenyang, kami beristirahat beralaskan pasir putih berbungkuskan kantong tidur sampai pagi hari.

Keesokan harinya bersama-sama menikmati indahnya pantai ini diantaranya ada yang bermain diatas batu karang, mandi air laut sampai saatnya kami kembali ke Jogjakarta. Siang harinya kami menyempatkan makan siang di Pantai Drini yaitu menyantap Ikan bakar segar bersama sambil istirahat siang sebelum melanjutkan perjalanan. Jalur perjalanan pulang tidak melewati jalan awal kami berangkat namun melewati wilayah Imogiri. Kondisi jalan yang mulus, berkelok, naik turun bukit yang indah untuk dinikmati. Sesampai di Jogjakarta motor sewaan langsung dikembalikan dan kami mampir di sebuah cafe.

Date: 19-21 August 2011
Person in Charge: Obeth, Jono, Anez, Jaya, Aan, Leila, Ndanda, Meta, Sinta, Nana dan Jon US.
Pantai Sekitar: Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Sepanjang, Pantai Drini, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Siung (agak Jauh).

 

Tuesday, May 10, 2011

Camping at Cebong Lake (Dieng) 7-8 Mei 2011

6 Mei: - Jakarta-Wonosobo berangkat naik bus Sinar Jaya economy class IDR 60,000 dari agen               Mampang Prapatan Jam 18.30 WIB.

7 Mei: - Tiba di Wonosobo Jam 07.30 WIB turun di Taman Plaza Wonosobo
          - Berkumpul di rumah Mas Hary Kompleks Manggisan Indah Blok L-12 RT.004 RW.06
          - Jam 12.30 WIB menuju Dataran Tinggi Dieng dan mampir menikmati Candi Arjuna serta Kawah Sikidang. Sore tiba di Cebong Lake (point awal pendakian menuju puncak Sikunir untuk menikmati Golden Sunrise yang terkenal itu). Malam hari kembali bergabung 9 pasukan yang datang dari Semarang sehingga total menjadi 21 pasukan berkemah dalam 6 tenda.

8 Mei; - Jam 02.00 WIB 6 pasukan naik ke puncak Sikunir tapi ternyata kami mendapatkan                 kenikmatan yang sangat dingin sampai akhirnya Golden Sunrise tak kunjung datang.             Cuaca yang tak menentu sehingga untuk menikmati Golden Sunrise dibutuhkan                     factor luck.
          - Jam 9.30 WIB Cek out dari Cebong Lake sekalian mampir Dieng Theatre, Telaga                   Warna. Kemudian dilanjutkan ke Wonosobo menikmati Mie Ongklok dan Sate.                       Setelah itu kami berpisah di Terminal Bus untuk menuju ke Tujuan pulang masing-                 masing.
          - Saya lanjut ke Kota Gudeg ambil Bus Tujuan Semarang turun di lampu merah                       Secang, lanjut naik bus 3/4(ELF) ke Terminal Magelang, kemudian lanjut dengan Bus              tujuan Jogja tiba di Terminal Jombor jam 19.00 WIB.
9 Mei: - Sore ngangkring di alun-alun selatan sampai jam 23.00 WIB menuju Stasiun Tugu                 mengejar kereta MALABAR tujuan Malang.
10 Mei: - Tiba Jam 08.11 Stasiun Malang Baru
            - Sarapan, Tidur, Makan Siang, sore ngupi di Java Dancer, malam hangout ke deLIV.
11 Mei: - Bangun pagi langsung comot sepeda motor menuju Desa Sendang Biru melalui jalur Gadang-Turen-Sitiarjo-Sendang Biru. Sendang Biru bayar biaya wisata dan dari sini Pulau Sempu yang terkenal itu sudah terlihat. Akan tetapi saya bukan ingin ke Pulau tersebut melainkan mencari didalam perkampungan ini dimana terdapat Keluarga yang berasal dari Papua, akhirnya kami menemukan dibagian Pantai Barat terdapat 3 Kepala Keluarga asli Papua Manokwari tinggal diatas rumah Apung. Setelah kami bercerita cukup panjang lebar dengan Keluarga Pak Mori dimana Pak Mori ini sudah masuk Sendang Biru sejak Tahun 1979 sampai sekarang dan apabila ingin berkunjung kembali dapat pula menginap disini. Suatu keramahan lokal yang sangat berkesan sekali dapat datang ke sebuah keluarga yang baru dikenal akan tetapi sangat menerima dengan terbuka siapapun yang berkunjung. Kembali ke Malang kami sempat kena Razia kendaraan bermotor dan ditilang karena hanya memiliki 1 buah kaca spion. Tiba diMalang langsung menuju stasiun kereta tapi kereta masih cukup lama kahirnya diputuskan naik bus dari terminal Arjosari menuju Surabaya. Tiba di Surabaya terminal Bungurasih (Purabaya) naik Damri ke rumah teman saya tidak lupa mampir makan malam Nasi Bebek. Malam harinya menyempatkan diri pergi ke tempat nongkrong anak2 Surabaya MATCHBOX (Lava Lounge).

12 Mei: - Karena sudah agak siang tujuan Trowolun diganti menuju Suramadu, House of Sampoerna dan Makan Siang Sate Ondomohen. Sore hari kembali ke rumah teman saya ambil barang2 bawaan dan lansung ke Stasiun Pasar Turi mengejar kereta Gumarang tujuan akhir Jakarta Kota.

End of travel - editing later yah